Hy...
Kak Bobo tercinta....
Aku bingung mau nulis apa buat Kakak... tapi
yang pasti surat ini kutulis dengan penuh rasa cinta dan sayang hanya untuk Kakak seorang. Love U Kakak.....
Ini
dia surat cinta abal-abalku...
Betapa beratnya kukatakan ini. Aku terlalu malu dan takut. Aku tidak memiliki nyali yang cukup kuat
untuk mengatakan langsung pada Kakak. Keberanian diriku tuk ungkapkannya, hanya bisa kutuangkan dalam secarik kertas dengan
goresan tinta yang penuh cinta.
Inilah aku, aku yang sederhana, aku yang begitu mengagumi Kakak. Ini hanya sekedar rasa kagum. Tapi
mungkin rasa kagum ini akan terus ada sampai kapanpun. Tak akan ada yang bisa menghilangkannya. Karena banyak kenangan
yang dapat selalu mengingatkanku pada seseorang
seperti Kakak.
Aku yang selalu memperhatikan Kakak diam-diam. Memperhatikan bagaimana cara
Kakak tersenyum. Cara Kakak tertawa. Bahkan saat Kakak memberikan pengetahuan tentang Bahaya
Narkoba dan Free Sex . Aku tidakakan melupakan kenangan itu. Walau hanya sekedar mata bertemu mata.
Aku yang selalu memperhatikan Kakak tanpa berkedip. Bahkan jantung ini
serasa berhenti berdetak saat aku melihat Kakak tersenyum, walau senyum itu tidak Kakak lontarkan untukku.
Aku lupa bagaimana cara rasa ini muncul,
atau kapan rasa ini mulai tumbuh. Rasa ini muncul begitu saja tanpa aku sadari sebelumnya. Aku terpana pada
pandangan pertama. Dan aku menjatuhkan pilihan itu hanya untuk Kakak…
Cinta hadir karna perkenalan, bersemi karna perhatian,
bertahan karna kesetiaan, Perasaan
memang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, perasaan hanya bisa di ungkapkan
dari hati ke hati.
Maaf, aku ga bisa buat surat yang romantis ataupun
puitis, karena ini adalah surat cinta abal-abal yang pernah kubuat… Dan ini adalah tugas tergila yang
pernah aku kerjakan. Tugas yang mampu membuatku bingung tujuh keliling. Dengan
memikirkan kata apa yang pantas kutulis di secarik kertas ini.
Mungkin, hanya ini kata demi kata yang
dapat aku rangkai untuk menjadi suatu kalimat
yang pantas untuk Kakak. Dan jika aku ada salah ataupun kalimat ini ada yang
menyinggung perasaan Kakak. Percayalah, ini
hanya tugas yang diberikan Kakak-Kakak Osis dan ini hanya suatu permaianan MyDear...
By Pengagum Rahasiamu












No comments:
Post a Comment