Masalah pokok ekonomi dibagi menjadi 2
yaitu :
1.
Masalah
pokok ekonomi klasih, dan
2.
Masalah
pokok ekonomi modern.
Masalah pokok ekonomi klasik dibagi
menjadi 3 yaitu :
1.
Produksi,
2.
Distribusi,
dan
3.
Konsumsi.
Masalah pokok ekonomi modern dibagi
menjadi 4 yaitu :
1.
What,
2.
How,
3.
Who,
dan
4.
When.
1. Masalah Pokok Ekonomi Klasik
1.
Produksi
Produksi
adalah permasalahan tentang cara untuk menciptakan atau
memproduksi barang untuk kepentingan seluruh masyarakat / konsumen.
Sebagai
contoh : memproduksi pakaian untuk seluruh masyarakat, membuat makanan untuk
seluruh konsumen, dll.
Dan
di dalam produksi juga ada yang namanya masalah produksi yang harus dipecahkan
oleh produsen, misalnya cara produksi mana yang akan dipakai, sudahkan produsen
memproduksi pada saat yang tepat, serta produksi apa yang harus dibutuhkan pada
saat tahun baru atau pada saat hari-hari besar. Itu semua harus dipikarkan
matang-matang supaya jika nanti seumpama pada masalah pertama. Cara produksi
apa yang akan dipakai. Suatu produsen akan membuat sebuah hiasan dinding dan
cara apa yang seharusnya dipakai untuk memproduksi hiasan dinding tersebut,
ataukah dengan tangan, atau mesin. Produsen harus mempertimbangkan dan memilih
cara apa yang paling tepat untuk membuat hiasan dinding.
2.
Distribusi
Distribusi
adalah segala kegiatan menyalurkan barang dari
produsen ke konsumen.
Sebagai
contoh : sekarang ini ada yang namanya olshop, pasti semua sudah tahu apa itu
olshop. Misalnya kalian memesan sepatu di olshop, kita ambil contoh olshop yang
berada di bandung sedangkan kalian ada di kediri dan otomatis barang itu harus
dipindahkan dari bandung ke kediri agar sampai ke tangan kalian dengan berbagai
cara. Bisa dengan mengirimnya dengan JNE, Tiki, atau mungkin penjualnya sana
yang mau mengirim sendiri barangnya ke kalian.
Sama
dengan produksi, distribusi juga memiliki masalah sendiri yang dinamakan
masalah distribusi. Dalam masalah distribusi harus diperhatikan apakah barang
yang sudah dihasilkan dapat sampai kepada konsumen dengan cara yang cepat dan
temap. Oleh karena itu, produsen harus memikirkan langkah-langkah yang tepat
untuk menyalurkan barang yang sudah diproduksinya. Misalnya untuk mengirim
semen dari kota A ke kota B tidakmukin dengan menggunakan becak sebagai alat
angkut? Bener gak?, seharusnya produsen menggunakan truk-truk besar sebagai
alat angkut mengirimnya ke kota B dengan rute yang sudah ditetapkan.
3.
Konsumsi
Konsumsi
adalah Suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi
atau menghabiskan daya guna suatu barang, untuk memenuhi kebutuhan atau
kepuasan konsumen.
Sebagai
contoh : contoh yang gampang, kita sebagai pelajar membutuhkan pensil dan bolpoin
ataupun alat tulis lainnya. Tidak mungkin kita dari TK sampai SMA menggunakan
pensil yang sama. Kita-kan kalau pensil kita habis atau bolpoin kita habis kita
harus membeli lagi yang baru. Otomastis mengurangi atau menghabiskan daya guna
alat tulis.
Konsumsi
ada masalah konsumsinya. Masalah konsumsi berkaitan dengan pertanyaan, apakah
barang yang sudah di hasilkan benar-benar dapat dikonsumsi oleh masyarakat yang
membutuhkan. Ada kemungkinan bahwa barang konsumsi tidak dapat dinikmati karena
harganya terlalu mahal, atau barang itu tidak sampai kepada konsumen. Contohnya
ada produsen yang membuat suatu barang dengan nilai harga tinggi. Dan ini
berkaitan dengan masalah ekonomi suatu keluarga. Kalau keluarga yang mempunyai
ekonomi tinggi maka bisa membelinya dan keluarga yang ekonominya yang pas-pasan
tentu harus memikirkannya.
Masalah Pokok Ekonomi Modern
1.
What
(Barang apa yang akan diproduksi)
Masalah
ini menyangkut barang apa yang akan diprodusi.
Barang yang dibutuhkan masyarakat sangat banyak jenisnya, sehingga produsen
harus menentukan pilihan barang apa yang akan diproduksi dan berapa jumlahnya. Keputusan yang dapat diambil dalam
memecahkan masalah what bertujuan memperoleh keuntungan.
Masalah ini menyangkut barang dan jasa apa yag akan diproduksi.
Sebagai
contoh, masyarakat selalu membutuhkan makanan untuk kelangsungan hidupnya.
Sehingga produsen harus mengolah bahan makanan menjadi makanan jadi untuk
membantu konsumen. Kalau barang yang tidak terlalu penting seperti aksesoris
produsen hanya membuatnya seadanya atau terbatas.
2.
How
(Bagaimana barang diproduksi)
Pertanyaan
ini menyangkut tehnologi atau metode yang digunakan
untuk memproduksi suatu barang. Dalam rangka menghasilkan barang, perlu
di tentukan jumlah tenaga kerja, jenis mesin, serta bahan mentah yang akan
digunakan.
Dalam
mengambil keputusan tentang bagaimana cara barang diproduksi produsen perlu mempertimbangkan
beberapa faktor :
a.
Pilihan
sumber daya, seperti SDA, SDManusia, SDModal.
b.
Perencanaan
proses produksi, bertujuan untuk memperoleh keuntungan maksimal dengan biasa
minimal.
c. Penentuan
tehnologi yang digunakan, untuk membuat barang A sehingga menghasilkan barang
B.
d.
Pertimbangan
faktor eksternal, seperti harga, inflansi, dan kurs valuta asing. Sebagai
contoh, penggunaan sebidang tanah untuk lahan pertanian padi harus
memperhatikan bagaimana proses produksi tersebut dilakukan, apakah lebih banyak
menggunakan mesin atau tenaga kerja, bagaimana kombinasi pupuk dan bibit yang
paling optimal, bagaimana teknik tanam yang paling baik, dan masih banyak lagi
yang harus diperhatikan.
3.
Who
(Untuk siapa barang diproduksi)
Persamalahan
disini adalah siapa yang memerlukan barang tersebut dan
siapa saja yang menikamati hasilnya. Produsen harus memikirkan barang
yang ia buat seharusnya untuk siapa, apakah untuk golongan ekonomi menegah,
atas, atau bawah.
Sebagai
contoh : produsen memproduksi susu balita yang diperuntukkan anak balita bukan
orang dewasa, contoh yang lainnya produsen memproduksi alat pancing untuk
nelayan dan bukan untuk petani.
4.
When
(Kapan barang akan diprodusksi)
Pertimbangan
ini berkaitan dengan waktu yang tepat untuk memproduksi
barang. Konsumsi suatu masyarakat atas suatu barang juga bergantung pada
musim tertentu. Pada saat musim panas tidak mungkin produsen memproduksi mantel
atau pakaian hangat yang wajarnya digunakan pada musim dingin. Yang seharusnya
dibuat atau diproduksi adalah topi untuk melindungi kepala dari sinar matahari
dan pakaian yang tidak terlalu tebal atau mungkin masih ada barang lain yang
bisa diprodusi pada musim panas.










Cukup membantu :3
ReplyDeleteMakasih :v